Metro Online, Makassar — Memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bentuk nyata bahwa pengabdian jajaran Pemasyarakatan tidak semata-mata berkutat pada tugas pembinaan dan pelayanan di balik tembok tahanan, tetapi juga menyentuh kehidupan masyarakat di luar lingkungan Rutan.
Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban penerima sekaligus memperkuat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Yohanes Dias Sanyoto, menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Kemenimipas harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.
“Pengabdian bukan hanya tentang menjalankan tugas dan fungsi, tetapi juga bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari semangat berbagi untuk sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari semangat pengabdian yang harus terus diwujudkan, bukan sekadar menjadi slogan dalam setiap peringatan institusi.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Makassar berharap semangat solidaritas dan gotong royong semakin tumbuh, sekaligus membuktikan bahwa kehadiran institusi negara harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sejalan dengan tema “Mengabdi dengan Hati, Peduli untuk Sesama”, Hari Bakti Kemenimipas ke-2 menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
