Tokoh Pemuda Bungku Apresiasi PT SMM, Dinilai Berperan Cegah Pencemaran Lingkungan

Sulteng7 Dilihat

Metro Online, Sulteng — Tokoh Pemuda Bungku, Ardiansyah Emba, memberikan apresiasi terhadap langkah PT Sarita Mitra Mulia (SMM) dalam melakukan pengeluaran limbah ban dari pabrik maupun area pertambangan di wilayah Bungku, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Menurut Ardiansyah, kegiatan yang dilakukan PT SMM bersama pabrik dan kontraktor tersebut merupakan langkah penting untuk mencegah potensi pencemaran lingkungan akibat penumpukan ban bekas.

“Kegiatan PT SMM ini wajib didukung, sebab sangat penting untuk mencegah pencemaran lingkungan,” ujar Ardi kepada media ini, Minggu (25/10/2026).

Ia menilai, pengelolaan limbah ban perlu menjadi perhatian serius bagi perusahaan industri maupun kontraktor yang beroperasi di kawasan Bungku dan wilayah Sulawesi Tengah secara umum.

Ardiansyah menjelaskan, limbah ban memang memiliki nilai ekonomi. Namun, menurutnya, nilai tersebut tidak sebanding dengan potensi risiko lingkungan apabila limbah tidak dikelola dengan baik.

“Jika limbah ban itu dibiarkan menumpuk, maka konsekuensi bisa terjadi kontaminasi dengan zat berbahaya dan dampaknya adalah kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Karena itu, ia mengimbau seluruh perusahaan industri dan kontraktor agar tidak membiarkan ban bekas menumpuk terlalu lama di dalam kawasan pabrik maupun area pertambangan.

Menurut Ardiansyah, langkah pengeluaran limbah ban secara terencana diperlukan untuk mengurangi potensi pencemaran dan menjaga kondisi lingkungan di sekitar kawasan industri.

Ia juga menjelaskan bahwa ban bekas tidak serta-merta dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Namun, kondisi ban bekas perlu diperhatikan apabila telah terkontaminasi zat berbahaya.

“Ban bekas ini kan bukan limbah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun. Tetapi ban bekas bisa jadi limbah B3 kalau terkontaminasi dengan zat berbahaya. Sehingga tidak bisa dibiarkan menumpuk terlalu lama,” tegasnya.

BACA JUGA :  Senam Pagi Pegawai dan Dharma Wanita Persatuan Lapas Tolitoli Tingkatkan Semangat dan Kebugaran

Ardiansyah berharap, langkah pengelolaan limbah ban yang dilakukan PT SMM dapat menjadi perhatian bagi perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Bungku dan Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, upaya pencegahan pencemaran lingkungan membutuhkan perhatian serta tanggung jawab bersama dari seluruh pelaku industri dan pertambangan.

Dengan pengelolaan limbah yang tepat, potensi dampak terhadap lingkungan diharapkan dapat diminimalkan, sekaligus mendorong kegiatan industri dan pertambangan yang lebih memperhatikan kelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *