METRO ONLINE,LUTRA- -Anggota Polsek Sukamaju TKP penemuan mayat laki-laki di saluran Aliran sungai di tepatnya dibawah kolong jembatan lorong 11 Dusun Mataram Desa Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Jumat , (21/2/2020) Pukul 09.00 Wita
Anggota Polsek Sukamaju yang datang kemudian mengamankan selanjutnya melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Selain itu, Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi.
Kapolres Luwu Utara AKBP Agung Danargito melalui Kapolsek Sukamaju Ipda Kawaru mengatakan bahwa korban meninggal dunia yang ditemukan di saluran irigasi, diketahui bernama Slamet Santoso (42) pekerjaan petani, asal Desa Wonosari Kecamatan Sukamaju. Korban pertama kali di temukan oleh saksi yang bernama Marmono warga Desa setempat.
Saat saksi atas nama Rini bersama degan Marmono (suami Rini) sementara baring didalam kamar sambil menonton siaran tv, kemudian dari luar rumah Rini suara orang berteriak dengan mengatakan “tolong, tolong” akan tetapi Rini tidak menghiraukannya.
Kemudian sekitar pukul 05.30 wita, saat Rini bangun dan keluar rumah, ai melihat 1 (satu) unit sepeda merk Pasific berada didalam aliran pengairan / parit yang ada didepan rumahnya, kemudian sepeda tersebut oleh Marmono dikeluarkan dari dalam pengairan.
Sekitar pukul 07.30 wita, 2 (dua) orang perempuan mengambil sepeda tersebut, tepat pukul 09.00 wita datang Puji mengatakan ” anakku (Slamet) tidak pulang semalaman “kemudian Marmono menyusuri aliran pengairan yang ada didepan rumahnya sampai kealiran sungai Lorong 11 yang jaraknya dengan tempat sepeda ditemukan sekitar 70 meter, dan saat melakukan pencarian Marmono menemukan Slamet dibawah kolong jembatan sudah dalam kondisi meninggal dunia
Dari hasil pemeriksaan Almahrum Slamet Santoso Bahwa setiap sore hari korban selalu mengkonsumsi minuman keras jenis ballo, korban diperkiran meninggal akibat terjatuh kedalam aliran pengairan, pada saat kejadian, aliran air dari pengairan menuju sungai deras dikarenakan kondisi saat itu hujan deras, luka robek pada pelipis mata sebelah kiri dan dahi korban diduga akibat benturan benda keras saat korban jatuh kedalam aliran pengairan.
Kemudian mayat korban disemayamkan dirumah orangtuanya di Lorong 8 Desa Sukamaju, sehubungan dengan meninggalnya korban, keluarga korban telah menerimanya dan menganggap kejadian tersebut adalah kehendak Tuhan yang Maha Esa.” Ucapnya
Editor: Muh Sain







