Lutim:Pembangunan Masjid Nurul Iman Ussu,Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Uncategorized2 Dilihat
banner 468x60

METRO ONLINE ,Lutim – Masjid Nurul Iman Ussu,yang letaknya di Desa Ussu,Kecamatan Malili,Kabupaten Luwu Timur,kini bagaikan tak terurus.sejak perencanaan tahun 2010 dan di tahun 2012 tepatnya peletakan batu pertama beberapa tahun lalu oleh Bupati Luwu Timur sampai sekarang masih tahap pembangunan.Padahal rumah Allah tersebut sudah dibangun masyarakat sejak 6 tahun lalu.

Sekertaris pembangunan masjid,Andi Narwis, mengatakan,kendati sudah terbangun dengan perlahan-lahan,  masyarakat setempat tetap memanfaatkan masjid sifatnya sementara, yang pembangunanya terkesan terbengkalai lantaran kekurangan dana itu.Bangunan bangunan yang cukup besar dan megah itu,sangat butuh tangan dermawan atau donatur baik masyarakat umum apalagi pemerintah.

banner 336x280

“Butuh perhatian kepada semua pihak,baik para dermawan maupun pemerintah,kita maksimalkan pembangunan,supaya jangan ditempat sementara terus,kata Andi Narwis.

Sejak pembangunan enam tahun lalu,sempat terhenti lantaran tidak ada dana.Kulit tembok luar belum dilapisi dan belum finishing. Begitu juga kayu penyanggah mulai rapuh,sangat mempdihatinkan.

Ditempat terpisah,Koordinator pembangunan masjid Nurul Iman Ussu, A.  Pataray ST, di teras masjid, minggu(22/07/18),membenarkan jika pembangunan masjid tersebut menyita waktu lama disebabkan keuangan maajid kurang atau tidak ada.

“Kami ingin sekali masjid ini bersih dan nyaman untuk dipakai beribadah.TapI kami kekurangan biaya.Apalagi pemerintah seakan menutup mata untuk membantu kami. Padahal proposal sudah beberapa kali kita sodorkan,” kata A. Pataray,  yang akrab disapa Pa’ Rey.

Masih kata Rey, idealnya masjid ini,karena masjid pertama kalau masuk Kota Malili.jadi kami dari panitia juga tidak mau asal jadi,karena pusat perhatian kemudian strategis dipinggir jalan poros trans Sulawesi,ungkapnya kepada Metro Online.co.id.

Sekedar diketahui,bahwa sekarang masih 54% dengan luas 30×30 kemudian tinggi 21 meter,  dan kubah telah dipesan seharga Rp 450.000.000, cukup megah dan target tahun 2019, selesai.

Laporan : Albadru
Editor     : Heriyanto / Muh Sain

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *