Sri Mulyani Tegur Anies Soal Tingginya Biaya Perdinas DKI

    Sri Mulyani Tegur Anies Soal Tingginya Biaya Perdinas DKI

    Metroonline.id, Jakarta – Besaran standar biaya uang perjalanan dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta berada dalam angka yang tinggi bahkan melebihi dari batas nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

    Penetapan standar biaya ini membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk lebih rasional mengalokasikan anggaran belanja pegawai salah satunya perjalanan dinas.

    Hal itu diungkapkannya saat menjadi salah satu pembicara kunci di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD DKI Jakarta Tahun 2017-2022 di Balai Kota Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2017) kemarin.

    Nilai APBD DKI Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 71,89 triliun dari angka sebelumnya Rp 70,19 triliun atau naik sebesar 2,43%. Adapun, untuk belanja pegawai dialokasikan sebesar 36,2%.

    Berikut selengkapnya.

    Dari anggaran belanja pegawai yang dialokasikan sebesar 36,2% dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), salah satunya untuk membayar perjalanan dinas PNS DKI Jakarta.

    Menurut Sri Mulyani, anggaran atau ongkos perjalanan dinas di DKI Jakarta lebih tinggi tiga kali lipat dari yang batasan nasional.

    “Satuan biaya uang harian perjalanan dinas di DKI sama Pusat hampir 3 kali lipatnya,” kata dia.

    Dia menyebutkan, uang harian perjalanan dinas di DKI Jakarta sebesar Rp 1,5 juta per orang per hari, sedangkan standar nasional hanya Rp 480 ribu per orang per hari.

    Sri Mulyani Indrawati mengaku tidak keberatan jika Pemrov DKI Jakarta mengalokasikan belanja pegawai cukup tinggi dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Asalkan, alokasi tersebut diiringi dengan kualitas pelayanan yang baik terhadap masyarakat.

    Komposisi belanja pegawai APBD DKI Jakarta ditetapkan sekitar 36,2%. Tingginya anggaran itu tidak menjadi persoalan jika diiringi dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga baik.

    Apalagi, uang harian perjalanan dinas di DKI Jakarta sebesar Rp 1,5 juta per orang per hari, sedangkan standar nasional hanya Rp 480 ribu per orang per hari atau tiga kali lipat lebih tinggi.

    “Saya sebetulnya tidak ada masalah kalau DKI membutuhkan belanja pegawai yang tinggi asal diiringi dengan kualitas pelayanan yang baik,” kata Sri Mulyani. (Dt/foto: ist).

    Redaksi

    BERBAGI