Sidang Ajudikasi di Bawaslu, Partai Idaman Hadirkan Ahli dari UI dan Al-Azhar

Sidang Ajudikasi di Bawaslu, Partai Idaman Hadirkan Ahli dari UI dan Al-Azhar

Metroonline.id, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menggelar sidang gugatan yang diajukan Partai Idaman terhadap KPU. Agenda sidang adalah mendengarkan keterangan saksi ahli Partai Idaman selaku pihak pemohon.

“Sidang ajudikasi Partai Idaman dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Hari ini kami agendakan sidang pemeriksaan bukti dan saksi yang akan diajukan dari pemohon,” ujar Ketua Bawaslu yang menjadi ketua majelis pemeriksa sidang, Abhan, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).

Abhan didampingi anggota Bawaslu sebagai anggota majelis pemeriksa, yakni Fritz Edward Siregar, Ratna Dewi Petalolo, Mochammad Afifuddin, dan Rahmat Bagja.

Dalam sidang, pihak pemohon dihadiri Sekjen Partai Idaman Ramdhansyah, yang didampingi kuasa hukumnya, Heriyanto. Sedangkan pihak termohon dihadiri Komisioner KPU Hasyim Asyari, yang didampingi kuasa hukum KPU Ali Nurdin.

Partai Idaman menghadirkan dua saksi ahli dalam persidangan. Kedua saksi tersebut adalah saksi ahli bidang hukum dan perundang-undangan dari Universitas Indonesia serta dosen Universitas Al-Azhar.

Sebelumnya, Partai Idaman mengajukan sengketa terkait keputusan KPU tentang peserta Pemilu 2019. Dengan objek sengketa Surat Keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018.

Dalam surat keputusan, KPU menyatakan partai tersebut tidak lolos menjadi peserta pemilu. Hal ini disebabkan Partai Idaman tidak memenuhi syarat dalam tahapan administrasi sehingga tidak dapat berlanjut ke proses verifikasi. (Dt/foto: ist).

Redaksi

BERBAGI