Resmi Ditetapkan Sebagai Ketum Golkar, Airlangga Hartarto akan Lapor ke Jokowi

Resmi Ditetapkan Sebagai Ketum Golkar, Airlangga Hartarto akan Lapor ke Jokowi

Metroonline.id, Jakarta – Airlangga Hartarto telah resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi e-KTP. Terkait jabatan barunya, Airlangga akan melaporkan kepada Presiden Joko Widodo, karena dirinya masih menjabat Menteri Perindustrian.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam jumpa pers usai pengumuman penetapannya sebagai Ketum, Rabu (20/12). “Amanah yang diberikan Presiden sebagai pembantu beliau saya wajib untuk menjalankan amanah tersebut. Tentu hal-hal lain akan kami laporkan ke Presiden,” jelasnya.

Terkait apakah dia akan diganti setelah menjabat Ketum Golkar, Airlangga mengatakan, keputusan tersebut diserahkan sepenuhnya pada Presiden. “Dan apapun itu jadi hak prerogatif dari Bapak Presiden,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Airlangga juga memaparkan targetnya yaitu mendongkrak elektabilitas Golkar. Saat ini posisi Golkar dari berbagai hasil survei cukup mengkhawatirkan yaitu mendekati satu digit angka saja.

“Inilah waktunya konsolidasi dan perkuat barisan kembalikan pada hasil Pemilu 2014. Target 16 persen dan kita berharap bisa memperoleh 110 kursi di DPR RI,” ujarnya.

Dia menegaskan dengan berakhirnya Munaslub tak ada lagi faksi-faksi dalam tubuh Partai Golkar. “Sejak hari ini kita tak punya kelompok-kelompok lagi,” tegasnya. Para kader Golkar harus sepakat dan satu suara untuk konsolidasi menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Selain target memenangkan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, Airlangga juga mengajak kadernya mengawal program kesejahteraan rakyat dari tingkat pusat hingga kecamatan.

“Seluruh kader Golkar di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, gubernur, bupati, walikota kader Partai Golkar seluruhnya agar mengupayakan program kesejahteraan rakyat jadi program prioritas,” tandasnya. (Mr/foto: ist).

Tati Triani

BERBAGI