Miliki Ijazah dari University of Berkley, Rektor PGRI NTT Dipecat

    Miliki Ijazah dari University of Berkley, Rektor PGRI NTT Dipecat

    Metroonline.co, Jakarta – Akibat memiliki ijazah dari University of Berkley, Rektor Universitas PGRI Nusa Tenggara Timur Samuel Haning dipecat dari jabatan rektor karena diduga memiliki ijazah palsu.

    Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir, Haning diketahui memiliki ijazah dari University of Berkley, yang tak memiliki izin beroperasi sebagai lembaga pendidikan di Indonesia. Haning juga diduga memalsukan tanda tangan pejabat Kementerian Ristek dalam melegalisasi ijazah yang diterbitkan University of Berkley, jalan Proklamasi, Jakarta.

    Nasir menyatakan akan mencari tahu masalah yang dihadapi para alumni. Ia ingin mengetahui apakah para mahasiswa mengikuti kegiatan belajar-mengajar sesuai aturan atau tidak. Ia juga ingin memastikan dugaan jual-beli ijazah itu disebabkan institusi atau mahasiswa sendiri. “Kami akan cari tahu masalahnya dan akan kami lindungi siswa yang belajar dengan benar,” ujarnya.

    “Saya akan langsung datang ke NTT 1 Juni nanti untuk audiensi dengan para alumni,” katanya di Kementerian Ristek Dikti, Selasa, 26 Mei 2015.

    Ia mengatakan akan mengumpulkan alumni kampus itu yang ijazahnya ditandatangani mantan rektor Samuel Haning. Usai terungkap legalitas Universitas of Berkley, kata Nasir, para alumni Universitas PGRI NTT mempertanyakan legalitas ijazah mereka. (Tp/foto:ist)

    Editor: Toni

    BERBAGI