Lama Tak Sikapi Tuntutan Mahasiswa, Rektor UIN Jakarta Didemo Lagi

    Lama Tak Sikapi Tuntutan Mahasiswa, Rektor UIN Jakarta Didemo Lagi

    Metroonlone.co, Ciputat Tangerang – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliasi Mahasiswa 2015 (AM2015) menggelar aksi protes di depan gedung Rektorat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk mempertanyakan sikap pihak kampus yang dinilai inkonsisten serta asal dalam menerapkan aturan bagi mahasiswa tahun ajaran 2015-2016.

    Dalam aksinya, mahasiswa mendesak agar Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat mengambil sikap tegas terkait rancunya Pedoman Akademik yang menerapkan pembatasan masa studi maksimal 5 tahun. Pasalnya, dalam surat pernyataan yang diberikan pada tanggal 29 Juli 2015 lalu, pihak kampus menyatakan bahwa masa studi maksimal selama-lamanya untuk Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta S1 yaitu 14 semester (7 Tahun).

    “Kami sangat berharap kepada Prof. Dr. Dede Rosyada selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat mengambil sikap tegas soal tidak sesuainya pedoman akademik dengan surat pernyataan yang dibagikan dibulan Juli 2015 lalu. Menginggat dalam surat penyataan tersebut tertulis masa studi maksimal selama-lamanya untuk Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta S1 yaitu 14 semester (7 Tahun). Sementara, yang tercantum dalam buku Pedoman Akademik Tahun Ajaran 2015-2016, yang menyatakan masa studi maksimal S1 bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta selama-lamanya 10 semester (5 Tahun)”. Ujar Korlap AM205, Nur Cholis Hasan dalam aksinya di UIN Syarif Hidayatullah, Kamis (17/3/2016).

    Mereka menduga pihak kampus dalam proses pembuatan pedoman akademik bagi tahun ajaran 2015-2016 adalah hasil copy paste dari pedoman yang lama dan pihak kampus hanya mengganti tanggal tahun ajarannya saja.

    ”Kami menduga pihak kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta asal-asalan dalam proses pembuatan pedoman akademik, seperti yang kami lihat dimana pedoman akademik mahasiswa tahun ajaran 2014, tidak jauh berbeda dengan pedoman akademik 2015. Yang dimana buku itu sangat penting serta menjadi rujukan untuk mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah”. Ungkap Cholis.

    Rizki Irwansyah

    BERBAGI