Komunitas TKI Korea Sumbang Dana Pengobatan Muhammad Rifai Hasan

    Komunitas TKI Korea Sumbang Dana Pengobatan Muhammad Rifai Hasan

    Komunitas TKI Korea itu yang dikenal dengan KOMBES atau Komunitas Migran Brebes Tegal Region Korea Selatan memberikan bantuan melalui Ketua For Migran, Jamaludin Suryohadikusumo sebesar Rp3.350.000 kepada ibunda Rifai, Karyati di rumahnya

    Metroonline.id, Jakarta – Komunitas TKI yang bekerja di Korea Selatan membantu dana pengobatan Muhammad Rivai Hasan (14), warga  Songgom, Brebes yang terbaring karena sakit kanker tulang ganas (Osteo Sarcom) di rumahnya di Jalan Pisangan Lama III Rt 009/11 nomor 24, Jatinegara, Jakarta Timur.

    Komunitas TKI Korea itu yang dikenal dengan KOMBES atau Komunitas  Migran Brebes Tegal Region Korea Selatan memberikan bantuan melalui Ketua For Migran, Jamaludin Suryohadikusumo sebesar Rp3.350.000.  Bantuan diserahkan Jamal langsung  kepada ibunda Rifai, Karyati di rumahnya yang sederhana. Sabtu (8/4/2017).

    “Alhamdulillah, atas nama keluarga, kami mengucapkan terimakasih kepada Mas Jamal dan KOMBES Korea Selatan,” ujar Karyati.

    Karyati menjelaskan, putranya awalnya 1 tahun lalu terkena penyakit nyeri biasa di sepanjang paha kirinya hingga ke pergelangan kaki.  Dari nyeri itu kemudian membengkak kakinya seperti penyakit kaki gajah dan mengeluarkan bau lendir. Setelah bulak-balik rumah sakit, baru kemudian dokter mengatakan bahwa Rifai terkena kanker ganas dan harus diamputasi kaki kirinya.

    Tak terima pendapat dokter, Suami Karyati, Ahmad Mufti Ali pun kemudian membawa putranya yang masih duduk di bangku MTS Negeri XVI kelas 1 itu ke beberapa pengobatan alternatif di sejumlah daerah untuk penyembuhan. Namun,  sayangnya, penyakitnya tak kunjung sembuh hingga pihak keluarga pasrah akhirnya untuk dilakukan tindakan operasi.

    “Operasi pemotongan (amputasi) paha kanan Rifai baru dilakukan 1 bulan tepatnya tanggal 9 Maret 2019 lalu di RS Tarakan, Tanah Abang,” ujar Karyati.

    Selama 1 tahun terbaring di rumah, Rifai terpaksa harus mengambil cuti dari sekolahnya.  Rifai yang sejak kecil bercita-cita menjadi tentara ini  sehari-hari ditemain ibundanya dan pamannya, Saiful.

    “Ayah Rifai sehari-hari bertugas sebagai ojek online,” paparnya.

    Rifai (14) pelajar MTS Negeri XVI kelas 1

    Karyati mengakui, dana yang diberikan KOMBES Korea Selatan ini sangat berarti untuk membantu penyembuhan penyakit bawaan lainnya. Setelah operasi amputasi, kaki kanan Rifai tidak bisa digerakkan dan setiap pagi Rifai harus mengeluarkan darah kental dari mulutnya.

    “Kanker ini sudah menyebar dan masuk ke paru-paru. Kami terus berusaha untuk penyembuhannya, mohon doanya,”  ujar Karyati sedih.

    Ketua For Migran, Jamal menamabhakn, KOMBES Region Korea Selatan ini sebelumnya juga aktif dalam perlbagai bantuan sosial di tanah air seperti bantuan korban banjir di Tegal dan Brebes baru-baru ini dan bantuan kemanusian lainnya. (Zulfikri)

     

     

    BERBAGI