Kasus Narkoba Jennifer Dunn Buka Misteri Pernikahan Siri dengan Faisal Harris

    Kasus Narkoba Jennifer Dunn Buka Misteri Pernikahan Siri dengan Faisal Harris

    Metroonline.id, Jakarta – Jennifer Dunn akrab dengan cap pelakor alias perebut laki orang setelah insiden pelabrakan yang dilakkan Shafa Harris.

    Semenjak kejadian yang diunggah di media sosial saat Shafa anak dari Faisal Harris dan Sarita menjadi viral ‘melabrak’ Jennifer Dunn, hubungan Haris dan Jennifer disebut-sebut sudah menikah siri.

    Kebenaran ini seolah menjadi misteri yang tak ada jawaban pasti.

    Hanya dari pihak Sarita Abdul Mukti, ibu dari Shaffa yang juga masih berstatus sebagai istri Faisal Harris lah terungkap bagaimana hubungan artis yang disapa Jedun itu.

    Jedun maupu Faisal Harris tak menjawab atau mengklarifikasinya.

    Tertangkapnya Jedun karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang dirilis Polda Metro Jaya yang akhirnya menjawabnya.

    Misteri ini pun terjawab ketika sang Kuasa Hukum Faisal Harris, Firman Chandra meminta agar kasus yang saat ini menimpa Jennifer tidak dikaitkan dengan Faisal.

    Firman menegaskan tidak ada pernikahan itu.

    “Mereka berdua hanya teman saja. Jangan disangkutpautkan lagi antara Haris dengan Jennifer Dunn,” tegasnya.

    Jelas dia, Faisal tidak ada urusannya sama sekali dengan artis cantik itu ketika memakai Narkotika jenis sabu yang diungkap pihak kepolisian.

    “Jangan disangkutpautkan dengan Mas Haris. Tidak ada urusannya,” jelas dia di kantornya, Bekasi, Selasa (2/1/2018)

    Pada saat penggerebekan kepolisian di kediaman Jennifer di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Haris dikatakan oleh Firman sedang berada di Pondok Indah.

    Sehingga, anggapan yang menilai sedang bersama Jennifer saat penggerebekan berlangsung, tidak benar adanya.

    Firman mengatakan selama ini Haris sama sekali tidak tahu jika Jennifer adalah pemakai narkoba.

    Pasalnya, selama menjalani hubungan sebagai teman, tidak ada perilaku yang mencurigakan dari Jennifer Dunn.

    Sehingga, dianggap tidak pernah ada barang haram dikonsumsi wanita berusia 28 tahun.

    “Selama kami berbincang, tidak ada barang haram itu dalam pergaulan kami. Jadi, saya anggap itu hanya kekhilafan dia saja dan dia sudah meminta maaf tidak mau mengulangi lagi,” ujarnya.

    Firman berharap, Jennifer mendapatkan pelajaran dari kasus yang mengakibatkan dia harus berurusan dengan polisi sebanyak tiga kali.

    Selain itu, tim kuasa hukum juga akan meminta agar kliennya dapat direhabilitasi apabila nantinya mendapat persetujuan dari Polda Metro Jaya dan BNN.

    “Ya mudah-mudahan akan rehab saja. Kita lihat nanti opsinya seperti apa,” kata dia. (Tb/foto: ist).

    Tati Triani

     

    BERBAGI