Agnes Monica, Bocah Penderita Tumor Mata Dikunjungi LSM GTB

    Agnes Monica, Bocah Penderita Tumor Mata Dikunjungi LSM GTB

    Metroonline.id, Indramayu – Nasib malang menimpa Agnes Monica. Bocah perempuan berusia 2 tahun itu kini harus menderita karena penyakit yang dideritanya yaitu tumor mata. Akibat penyakit tersebut, Agnes tidak bisa melihat. Bahkan daging tumor yang menonjol keluar sudah menutupi bola matanya. Agnes menderita tumor sejak usia 23 bulan. Saat usia 1 sampai 22 bulan baik-baik saja.

    Mengetahui kabar penderitaan Agnes tersebut, sejumlah pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Taruna Bangsa (LSM GTB) mengunjungi Agnes di kediamannya di Desa Tanjungkerta, Blok Bangong Lor RT 07 RW 03 Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, Rabu (2/11/2016).

    Dalam kunjungannnya, LSM GTB memberikan bantuan uang kepada Agnes yang diterima ayahnya, Kamin bersama ibunya Agnes, Iwen.

    Ketua LSM GTB Asep Syaefullah didampingi sejumlah pengurus lainnya Rakhmat Haryanto, Tomi Susanto dan Martin Nahruirvan mengatakan, sumbangan tersebut adalah amanat yang harus disampaikan kepada bocah malang tersebut.

    “Ada seseorang yang yang menitipkan sumbangan ini untuk adik kita Agnes. Dia, hamba Allah tersebut melihat GTB sering melakukan kegiatan sosial sehingga ia terketuk dan percaya ke GTB untuk menyampaikannya ke Agnes,” ujar Rakhmat.

    Usai memberikan bantuan, Pengurus LSM GTB pun mendoakan untuk kesembuhan Agnes. “Jika ini adalah cobaan, maka dengan kerendahan hati kita memohon kepada Allah SWT agar diberikan ketabahan pada kedua orang tua dede Agnes Monica, semoga lekas sembuh, semoga diberikan kemudahan dan Gusti Allah segera mengangkat penyakit yang diderita dede Agnes Monica,” pinta Asep dalam doanya.

    Rasa bahagia pun terpancar dari wajah kedua orang tua Agnes. “Kami mengucapkan terima kasih yang sangat kepada LSM GTB, semoga Allah SWT membalas kebaikannya,” kata kedua orang tua Agnes.

    agnes-monica-tumor-mata-1-metroonline

    Kamin sendiri adalah pekerja buruh tani yang penghasilannya tidak menentu. Kamin sangat berharap agar putrinya bisa sembuh.

    “Besok rencana mau dibawa ke rumah sakit Umum Daerah Indramayu, mudah-mudahan ada jalan keluar untuk kesembuhan adik kita Agnes,” pungkas Martin. (Tim Redaksi)

    BERBAGI